Berita

Setahun Menaker Yassierli, Kemnaker Hadirkan Lompatan Nyata

282
×

Setahun Menaker Yassierli, Kemnaker Hadirkan Lompatan Nyata

Sebarkan artikel ini
Setahun Menaker Yassierli, Kemnaker Hadirkan Lompatan Nyata

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di bawah kepemimpinan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mencatat berbagai lompatan nyata dalam satu tahun terakhir. Melalui Media Briefing di ruang Tridharma Kemnaker Jakarta, Selasa (28/10/2025), Menaker Yassierli memaparkan capaian strategis dan arah kebijakan yang menegaskan komitmen Kemnaker menghadirkan transformasi ketenagakerjaan yang inklusif, adaptif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami memastikan setiap kebijakan dan program Kemnaker benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, baik pencari kerja, pekerja, maupun dunia usaha, dan hal ini sudah menjadi amanat dari Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Menaker Yassierli.

Capaian Satu Tahun Kepemimpinan Menaker Yassierli

Selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, Kemnaker berhasil memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui tiga fokus utama:

1. Peningkatan kualitas pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi.
2. Perluasan kesempatan kerja dan pengurangan pengangguran terbuka.
3. Penguatan perlindungan bagi tenaga kerja di dalam dan luar negeri.

Program Magang Nasional Batch 2: 80.000 Kesempatan untuk Fresh Graduate

Salah satu program unggulan yang menjadi sorotan adalah Program Magang Nasional Batch 2, yang menargetkan 80.000 peserta dan akan berlangsung pada 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026. Program ini menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan industri, memperkuat kompetensi tenaga kerja muda agar lebih siap bersaing di pasar global.

“Program magang ini bukan sekadar penempatan sementara, tetapi langkah nyata membangun jembatan antara kompetensi dan kebutuhan industri,” kata Yassierli.

Transformasi Digital Layanan Publik Ketenagakerjaan

Dalam satu tahun terakhir, Kemnaker juga mempercepat transformasi digital di berbagai lini layanan publik. Beberapa inovasi penting meliputi:
– Penguatan Pusat Pasar Kerja (Job Market Center).
– Pengembangan Layanan Satu Data Ketenagakerjaan.
– Perluasan akses terhadap pelatihan dan sertifikasi berbasis kompetensi.

Kolaborasi Tripartit: Kunci Keberhasilan Kebijakan Ketenagakerjaan

Kemnaker juga terus memperkuat kerja sama tripartit antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja. Kolaborasi ini dianggap sebagai elemen penting dalam membangun sistem ketenagakerjaan yang berkeadilan dan adaptif terhadap perubahan dunia kerja.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan kebijakan ketenagakerjaan hanya bisa dicapai melalui kolaborasi erat antar pemangku kepentingan,” tegas Yassierli.

Menaker turut didampingi Sekretaris Jenderal Cris Kuntadi beserta pejabat tinggi Kemnaker lainnya dalam kegiatan tersebut.

Arah Kebijakan 2026: Meningkatkan Produktivitas Nasional

Menutup paparannya, Yassierli menjelaskan bahwa arah kebijakan Kemnaker tahun 2026 akan difokuskan pada transformasi produktivitas nasional, terutama melalui:
– Penguatan pelatihan berbasis kompetensi,
– Sertifikasi tenaga kerja, dan
– Peningkatan peran Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di seluruh daerah.

“Kita ingin memastikan tenaga kerja Indonesia tidak hanya banyak, tetapi juga berkualitas dan siap bersaing di era ekonomi baru,” pungkasnya.

Peran Media dalam Membangun Kepercayaan Publik

Senada dengan Menaker, Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, menyampaikan bahwa kegiatan media briefing menjadi sarana strategis untuk memperkuat komunikasi publik dan transparansi informasi. “Media briefing ini menjadi ruang dialog dan kolaborasi antara Kemnaker dan rekan-rekan media. Kami ingin memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang valid, jelas, dan kontekstual,” ujar Sunardi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *