Jakarta —
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat layanan digitalnya melalui peningkatan sistem maganghub kemnaker 2025, platform nasional untuk pendaftaran dan pengelolaan program pemagangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan maganghub kemnaker semakin optimal, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Peningkatan sistem maganghub kemnaker dilakukan menyusul meningkatnya jumlah pengguna yang mengakses situs tersebut, sehingga diperlukan penyesuaian dan pembaruan agar dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi masyarakat dan dunia usaha.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami masyarakat akibat proses peningkatan sistem maganghub kemnaker.
“Saat ini Kemnaker terus berupaya melakukan peningkatan sistem agar masyarakat lebih mudah mengakses maganghub kemnaker. Kami pastikan bahwa hari ini sistem sudah dapat digunakan kembali, dan sesuai arahan Prof. Men Yassierli, diberikan tambahan waktu untuk pendaftaran,” ujar Sunardi, Kamis (9/10/2025).
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi, menjelaskan bahwa jadwal pendaftaran pada maganghub kemnaker 2025 diperpanjang untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi perusahaan dan calon peserta.
“Pendaftaran perusahaan diperpanjang hingga 14 Oktober, pendaftaran calon peserta hingga 15 Oktober 2025, sementara seleksi dan pengumuman berlangsung pada 16 hingga 18 Oktober. Adapun pelaksanaan program dijadwalkan mulai 20 Oktober 2025,” ujar Anwar.
Anwar berharap perpanjangan waktu pada sistem maganghub kemnaker ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh generasi muda untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh pengalaman kerja yang berharga,” katanya.
Melalui maganghub kemnaker 2025, pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan pemagangan yang transparan, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan industri, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia Indonesia.
