BeritaEditorialEkonomiNasionalOpini

Ketum SOKSI Misbakhun : Kader SOKSI wajib Bela Ketum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia di ruang Publik

158
×

Ketum SOKSI Misbakhun : Kader SOKSI wajib Bela Ketum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia di ruang Publik

Sebarkan artikel ini
Ketum SOKSI Misbakhun : Kader SOKSI wajib Bela Ketum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia di ruang Publik

Kader SOKSI diminta membela Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia ditengah aktivitasnya yang sangat luar biasa sebagai Menteri ESDM, hal ini disampaikan Mukhammad Misbakhun pada rapat Pleno I Depinas SOKSI di Kantor DPP Golkar, Senin (12/1/2026)

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia merupakan salah satu Menteri yang sangat bekerja keras membantu Presiden Prabowo Subianto dalam melayani publik dibidang ESDM dengan kebijakan-kebijakannya yang pro rakyat, tetapi terkadang masih ada saja pihak yang masih mencitrakan negatif terhadap kinerja Menteri Bahlil, sehingga seluruh kader SOKSI harus membela Menteri Bahlil, ujar Misbakhun.

Serangan secara personal kepada Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia di ruang-ruang publik seperti media sosial sangat tidak objektif dengan mengesampingkan kinerja beliau yang sangat baik sebagai Menteri ESDM melalui banyaknya kebijakan yang pro rakyat, dan hal ini menjadi bahan perhatian bagi seluruh kader SOKSI untuk membela Ketum Golkar, karena tindakan penyerangan secara personal terhadap Kepada Ketum Golkar sama saja menyerang Marwah partai Golkar secara umum, kata ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun.

Para kader SOKSI supaya aktif menyampaikan edukasi terkait keberhasilan kinerja Ketum Golkar sebagai Menteri ESDM serta sifat rendah hati dan kesederhanaan beliau, kata Misbakhun.

Misbakhun juga menyampaikan jika SOKSI mendukung penuh gagasan Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia terkait Pemilihan Kepala Daerah lewat DPRD. Hal ini sebagai wujud evaluasi penyelenggaraan pemilihan langsung yang sudah 20 Tahun.

Dari berbagai perspektif publik sangat beragam tanggapan atas penyelenggaraan pilkada langsung dan bayak evaluasi terkait manfaat dan mudharatnya selama ini. Salah satu peserta sidang Pleno SOKSI dengan inisial SS mengatakan bahwa cukup banyak Mudharat dari pilkada langsung seperti : Negara harus mengeluarkan biaya yang cukup tinggi melalui APBN untuk pilkada, ongkos politik yang tinggi bagi calon kepala daerah, konflik horizontal ditengah masyarakat yang berbeda pilihan, kerusakan moral masyarakat karena politik uang atas perebutan suara, dan masih banyak mudharat lainnya, hal ini harus diakhiri dan sangat berbahaya dimasa yang akan datang, ujar SS.

Ketum SOKSI Misbakhun menambahkan, bahwa hampir sebahagian besar parpol yang duduk di parlemen memberikan respon positif atas penyelenggaraan Pilkada lewat DPRD, dan secara konstitusi tidak ada yang dilanggar karena sesungguhnya kita menjalankan musyawarah dan mufakat, dan masyarakat sudah memiliki wakilnya di Legislatif/DPRD, pungkasnya.

Rapat Pleno I Depinas SOKSI merupakan bagian dari konsolidasi Partai Golkar. Rapat Pleno I dihadiri oleh Ketua umum SOKSI Mukhammad Misbakhun, Ketua Harian TB Iman Ariady, Sekjen Puteri Komarudin, Bendum Bagus Adhi Mahendra Putra, para jajaran Wakil Ketum, Wakil Sekjen, Ketua Bidang, Wabendum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *