BeritaEdukasiEkonomi

Wamenaker: Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Adalah Investasi Bangsa

232
×

Wamenaker: Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Adalah Investasi Bangsa

Sebarkan artikel ini
Wamenaker: Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Adalah Investasi Bangsa

Wakil Menteri Ketenagakerjaan menegaskan bahwa program pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam mencetak SDM unggul dan memperkuat kolaborasi dunia pendidikan dengan dunia kerja.

Wamenaker Afriansyah Noor menyebut program pemagangan lulusan perguruan tinggi sebagai investasi bangsa untuk mencetak SDM unggul dan berdaya saing global.

Jakarta – 5 November 2025

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menegaskan bahwa Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi bukan sekadar kegiatan magang biasa, melainkan investasi strategis bangsa dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.

Melalui program ini, para lulusan perguruan tinggi tidak hanya memperoleh keterampilan teknis (hard skills), tetapi juga kemampuan adaptasi, komunikasi, dan etos kerja (soft skills) yang menjadi bekal penting untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.

“Program pemagangan adalah jembatan emas menuju dunia kerja yang sesungguhnya. Di sini, para lulusan bukan hanya belajar bekerja, tetapi membangun karakter dan kompetensi yang dibutuhkan industri,” ujar Wamenaker Afriansyah Noor saat memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch II di PP Muhammadiyah Jakarta, Senin (3/11/2025).

Kolaborasi Kemnaker dan PTMA

Dalam kesempatan tersebut, Wamenaker menyampaikan apresiasi kepada Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) yang telah menunjukkan kesiapan penuh mendukung program ini. PTMA saat ini memiliki 163 kampus di seluruh Indonesia, dengan total lulusan sekitar 30.000 orang per tahun.

Para lulusan tersebut dapat ditempatkan sebagai peserta pemagangan di berbagai unit amal usaha Muhammadiyah, seperti rumah sakit, klinik, rumah bersalin, lembaga pendidikan, hingga layanan publik di kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN/BUMD, dan sektor swasta lainnya.

“Insya Allah, kolaborasi ini akan memberikan kontribusi baru yang berkualitas. Kami yakin sinergi dengan PTMA dapat memperkuat peran kampus sebagai pusat pembentukan insan beriman, berilmu, dan berdaya saing global, sejalan dengan semangat amar ma’ruf nahi munkar dalam mewujudkan insan ketenagakerjaan yang berakhlak mulia,” jelasnya.

Penguatan Sinergi Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja

Afriansyah menegaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berkomitmen memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja (link and match). Menurutnya, masa depan tenaga kerja Indonesia tidak ditentukan oleh ijazah semata, tetapi oleh kualitas kompetensi, karakter, dan pengalaman kerja nyata yang diperoleh sejak dini.

Program pemagangan ini diharapkan mampu menjadi wadah transisi dari kampus ke dunia kerja, sehingga para lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru dengan semangat inovasi dan kemandirian. Dengan program pemagangan yang berkelanjutan, Kemnaker menegaskan komitmennya untuk membangun SDM unggul, produktif, dan kompetitif, menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *