Nasional

Menaker Yassierli: TKM Jadi Solusi Bangsa untuk Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

545
×

Menaker Yassierli: TKM Jadi Solusi Bangsa untuk Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Sebarkan artikel ini
Menaker Yassierli: TKM Jadi Solusi Bangsa untuk Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Bandung Barat —
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menggerakkan dan memperkuat program Tenaga Kerja Mandiri (TKM). Menaker meyakini bahwa TKM merupakan salah satu solusi nyata dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

“TKM adalah solusi bangsa karena mereka memiliki semangat wirausaha. Saya apresiasi para TKM yang telah membuka bengkel, usaha menjahit, maupun usaha roti dan kue,” ujar Yassierli saat membuka Pembekalan TKM Lanjutan Angkatan IV dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) serta Badan Narkotika Nasional (BNN) di Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja (BBPKK) Kemnaker, Bandung Barat, Sabtu (11/10/2025).

Menurut Yassierli, kerja sama lintas kementerian dan lembaga tersebut memiliki nilai strategis karena memperluas jangkauan dan dampak program TKM. Kemnaker ingin memastikan bahwa setiap program pemberdayaan tenaga kerja mandiri menjadi bagian dari ekosistem besar yang mengintegrasikan pelatihan teknis, konseling usaha, akses pasar, hingga dukungan pembiayaan.

“Kami mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, komunitas lokal, serta seluruh peserta TKM, untuk terus memperkuat kolaborasi ini,” katanya.

Menaker menegaskan, kolaborasi ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, produktif, dan berkeadilan. Ia menyadari masih banyak kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap dunia kerja, termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan dan klien rehabilitasi narkotika.

“Kita siap memfasilitasi mereka yang membutuhkan dukungan, bimbingan, serta akses yang lebih luas terhadap kesempatan kerja maupun kewirausahaan,” ungkap Yassierli.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Darmawansyah, menambahkan bahwa pembekalan lanjutan TKM tidak hanya berfokus pada pengentasan pengangguran, tetapi juga berperan besar dalam memperkuat perekonomian lokal.

“Program TKM berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penguatan daya saing usaha kecil, serta penciptaan lapangan kerja baru yang berkelanjutan dan inklusif,” kata Darmawansyah.

Dengan sinergi berbagai pihak, Kemnaker berharap TKM tidak hanya menjadi program pemberdayaan, tetapi juga gerakan nasional untuk menciptakan wirausaha tangguh dan lapangan kerja baru di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *